Saya sedikit melihat sebuah cahaya pada mata itu. Diam dan senyap. Berjalan tanpa derap yang membuat berisik namun mampu bertahan pada sebuah titik yang tidak pernah akan terjamah oleh sebuah perusak.
Tidak pernah saya merasakan sebuah hal kurang berarti dari sebuah hal yang pernah saya alami sebelumnya. Sesuatu yang mungkin tidak hanya akan datang dan pergi dengan seketika tanpa jejak, atau bahkan pesan dan kesan.
Tidak pernah pula saya lihat sebuah bintang yang menari pada mata seorang adam dan mampu mengalihkan mata seekor merak untuk menari riang pada panggung yang dinamakan kehidupan.
Saya akan menjadi sebuah catatan kecil pada beberapa cerita dalam teori yang selalu mereka sebut cinta. Mungkin tidak untuk menggoreskan pena dengan tinta tebalnya dalam arti banyak dan membentuk sebuah alunan merdu yang bahkan akan terdengar indah sekalipun tidak dimainkan. Tetapi mungkin saja akan menjadi bagian-bagian pelengkap puzzle yang nyatanya memang akan berujung pada sebuah kesempurnaan. Kesempurnaan yang dinantikan oleh semua pihak yang mengatas namakan seluruh kegiatannya dengan pencapaian untuk bahagia.
Sesuatu yang mungkin sangat sulit saya ungkapkan ini mungkin telah menjelma menjadi sebagian dari potret hidup saya yang tidak memiliki fisik. Dan saya hanya mampu menirukan semua orang berkata “this is a love” tanpa saya pernah tau “benarkah?”.
“kulihat anak adam dan hawa berlari. mengelilingi lukisan pelangi. menebarkan senyuman manis pada langit berwarna jingga.”
“wahai anak adam dan hawa, cengkramamu menggema, membisikkan kata bahagia dengan lantunan melodi indah pada senyum insan seorang manusia”
Dua bait kalimat yang pernah terucap dari bibir saya dan tergores pada sebuah catatan kecil usang saya. Seandainya saya adalah seorang jenius, mungkin saya seharusnya merasa tolol saat ini. Sebuah kaliamat yang dapat saya simpulkan dimasa silam tidak dapat saya pahami saat ini.
Tapi saya tidak ingin menjadi jenius ! Yang saya sadari satu hal, sesuatu yang kau sebut cinta itu tidak dapat kau jabarkan dengan kalimat berarti. meskipun saya atau anda telah berandai-andai pada masa silam.
Semua akan tetap terlihat berbeda dan selalu berbeda.
Dan semuanya akan mampu membuatmu tersenyum. :)
Tidak pernah saya merasakan sebuah hal kurang berarti dari sebuah hal yang pernah saya alami sebelumnya. Sesuatu yang mungkin tidak hanya akan datang dan pergi dengan seketika tanpa jejak, atau bahkan pesan dan kesan.
Tidak pernah pula saya lihat sebuah bintang yang menari pada mata seorang adam dan mampu mengalihkan mata seekor merak untuk menari riang pada panggung yang dinamakan kehidupan.
Saya akan menjadi sebuah catatan kecil pada beberapa cerita dalam teori yang selalu mereka sebut cinta. Mungkin tidak untuk menggoreskan pena dengan tinta tebalnya dalam arti banyak dan membentuk sebuah alunan merdu yang bahkan akan terdengar indah sekalipun tidak dimainkan. Tetapi mungkin saja akan menjadi bagian-bagian pelengkap puzzle yang nyatanya memang akan berujung pada sebuah kesempurnaan. Kesempurnaan yang dinantikan oleh semua pihak yang mengatas namakan seluruh kegiatannya dengan pencapaian untuk bahagia.
Sesuatu yang mungkin sangat sulit saya ungkapkan ini mungkin telah menjelma menjadi sebagian dari potret hidup saya yang tidak memiliki fisik. Dan saya hanya mampu menirukan semua orang berkata “this is a love” tanpa saya pernah tau “benarkah?”.
“kulihat anak adam dan hawa berlari. mengelilingi lukisan pelangi. menebarkan senyuman manis pada langit berwarna jingga.”
“wahai anak adam dan hawa, cengkramamu menggema, membisikkan kata bahagia dengan lantunan melodi indah pada senyum insan seorang manusia”
Dua bait kalimat yang pernah terucap dari bibir saya dan tergores pada sebuah catatan kecil usang saya. Seandainya saya adalah seorang jenius, mungkin saya seharusnya merasa tolol saat ini. Sebuah kaliamat yang dapat saya simpulkan dimasa silam tidak dapat saya pahami saat ini.
Tapi saya tidak ingin menjadi jenius ! Yang saya sadari satu hal, sesuatu yang kau sebut cinta itu tidak dapat kau jabarkan dengan kalimat berarti. meskipun saya atau anda telah berandai-andai pada masa silam.
Semua akan tetap terlihat berbeda dan selalu berbeda.
Dan semuanya akan mampu membuatmu tersenyum. :)
