Finally...

8:56 PM

Akhirnya....

Malam itu sudah semakin larut.. dan dengan susah payah akhirnya sampailah benda itu ketangan kamu. Sedikit konyol memang, belum sempat saya membarikannya, tapi kamu sudah mengambilnya. seperti biasanya kebodohan itu terlihat lagi. ckckckck
Ada sedikit lega dan takut saat ini.
Lega karena benda yang selama ini saya simpan entah dari bulan apa dan hampir 2 tahun yang lalu. Benda yang sedikit aneh saya rasa, entah karena bentuknya atau maksud dari kenapa saya bisa memilikinya. Tapi yang pasti berkali-kali saya merasa terlihat sangat bodoh telah melakukan itu untuk waktu yang cukup lama.
Dan takut... Takut karena respon apa yang akan kamu lakukan ketika kamu melihatnya atau membacanya. Takut karena pikiran apa yang sekiranya akan kamu pikirkan ketika kamu selesai membaca semuanya. Ya... Itu kalau kamu membaca semuanya...

Hai.. Mr . !
Saya cukup terkejut melihat sikap kamu malam itu, agak sedikit berbeda dari biasanya. Saya melihat berkali-kali sepertinya ada yang salah dari obrolan yang kita lakukan. Mungkin sedikit salah saya mengatakan sebutan baru untukmu. Tapi yakinlah, sebutan itu memang 'sedikit' cocok untukmu.
Kali ini bahkan saya merasa nama kamu yang sehari hari saya panggil, cukup mewakili sebutan baru mu Mr .
Mr. Hit En Run... Saya tertawa dan cukup terkejut ketika menyadari hal ini.
Seorang teman yang mengatakan kepada saya tentang sebutan itu. Dan ternyata benar, saat itu yang saya katakan adalah "yah.. namanya juga .... Bukan dia namanya kalo ga gitu. Itu kan udah jadi karakternya". Dan saat itu pula saya benar-benar sadar dan tahu, bahwa sebenarnya selama ini saya tahu bahwa memang seperti itulah sikap dan karakternya. Hanya saja saya tidak benar-benar sadar bahwa selama ini saya sudah tahu karakter kamu.

Hai Mr . !
Saya tidak mengerti kenapa kamu minta maaf pada akhirnya... Saya rasa semua manusia pernah berbuat salah, saya pun begitu. Tapi rasanya kamu tidak perlu memasang wajah seperti malam itu. Saya melihat seperti kamu telah membuat sebuah kesalahan yang sangat besar pada saya, dan saya yakin sepertinya ada kalimat yang masih ingin kamu sampaikan pada malam itu.
Tapi saya suka satu kalimat yang kamu katakan pada malam itu bahwa sekalipun kita bertemu lagi pasti sudah dalam waktu yang berbeda dan kita tidak akan pernah sama lagi.

Hai Mr . !
Saya tidak tahu apakah kamu akan membacanya sampai selesai atau tidak. Atau bahkan kamu akan membuang benda aneh itu. Setidaknya itu yang saya lakukan, saya berhasil memberikan benda itu yang mungkin tidak 'disaat terakhir'. Saya masih ingat perkataan kamu yang mengatakan "ternyata kamu masih tidak bisa memanfaatkan waktu disaat saat terakhir". Tapi saya buktikan kan? bahwa saya berhasil. bahwa tanpa perantara. Ya.. Walaupun agak sedikit telat dan aneh.

Heh Mr . !
Saya masih tidak mengerti, pada malam itu setelah kamu pergi dan ketika saya mengingat kembali permintaan maafmu benar-benar membuat mata saya basah. Rasanya saya benar-benar ingin menangis saat itu. Perasaan yang aneh bagi saya.
Tapi saat ini mungkin saya sudah menemukan jawabannya. Ternyata memang cukup sakit dan mengecewakan ya.
Tapi saya masih cukup merasa yakin bahwa ketidak 'benar-benar' sadaran saya selama ini cukup membuat saya baik. Ketika saya tahu bahwa saya bukan apa-apa dan 'mungkin' ini semua bukan apa-apa. Tapi untuk sadar diakhir bahwa 'mungkin' selama ini ada sedikit 'rugi', kecewa atau apalah itu cukup terasa tidak nyaman.

Heh Mr . !
Terima kasih ya... karena walaupun sedikit aneh, bodoh, konyol, menyebalkan. kamu sudah menjadi bagian dalam cerita saya 3 tahun terkahir ini. Maaf untuk semua sikap saya yang memang menyebalkan buat kamu. "Kamu itu Nyebelin !" Sekali lagi satu sebutan yang bikin saya dongkol seminggu. Dan kali ini, saya ingin memberikan kalimat itu untuk kamu. "kamu itu nyebelin, her !" 


Kita mungkin ga akan pernah ketemu lagi. Tapi kita bakal ketemu diwaktu yang berbeda. Dan kita tau kita ga akan pernah sama :)

You Might Also Like

2 comments

Angka Keberuntungan !