Aku bisa apa?
11:15 PMHampir 2 tahun aku rasa bukan waktu yang cukup sebentar untuk aku lepas
dari semua tentang anda. Sedikit rasa care yang masih saja tanpa sadar
ada, selalu berhasil membuat aku jatuh saat bangkit. Bukan aku ingin
membenci, hanya saja aku sudah merasa cukup dengan waktu yang kuhabiskan
hanya untuk mencoba untuk dapat berdiri sendiri dengan senyumku. Aku
hanya tak ingin lagi mencampuri segala urusan tentang anda yang hanya
dapat membuatku teringat bahwa aku pernah merasa sakit. Itu sudah cukup
bagiku hanya dengan melihat anda secara sepintas. Tak lebih.
Anda
bukan orang pertama dalam hidupku dan tentu saja bukan orang terakhir,
tapi pada anda aku pernah menaruh sebagian besar rasa yang tidak pernah
aku berikan pada orang asing sebelumnya. Aku bukan berharap lebih, hanya
saja aku cukup menaruh rasa yang terlalu besar dan terlalu besar juga
untuk mampu membuatku merasa lebih jatuh.
Aku tak meminta sebuah
kondisi dimana aku harus terjepit untuk terus berkata, "apa yang salah?"
atau "aku yang salah". Aku hanya berusaha untuk jujur dalam setiap kata
yang pernah kuucapkan. Pada siapapun itu. Hanya saja, ketika aku merasa
sakit karena anda, tak bisakah aku ceritakan itu? Hanya untuk sekedar
mengurangi rasa sakit yang pernah anda berikan. Sedikit mungkin bagi
anda. Tapi cukup banyak bagiku.
Aku tak pernah mengelak bahwa aku
pasti pernah melakukan suatu yang buruk, maka jika ada yang bertanya,
aku katakan itu dengan jelas. Aku tak pernah berbohong bahwa akulah yang
benar. Aku hanya mencoba menyampaikan apa yang aku lihat dan aku
rasakan dari sudutku, dari sisiku, dari penglihatanku, dari yang aku
rasakan. Aku tidak pernah memaksa sesiapa untuk sependapat. Dan oleh
karena itu selalu kutekankan pada akhir kalimatku "ini dari sudut
pandangku. Dari sudut pandangnya pasti berbeda. Bukan aku yang benar.
Tanya saja sama dia."
Dan selalu kukatakan dengan jelas bahwa aku yang mungkin menyebabkan anda seperti itu.
Lalu
pantaskah aku mendapatkan ini sekarang? Tuduhan yang sama sekali tidak
aku lakukan. Sikap yang sama sekali tidak aku perbuat. Bahkan haruskah
aku bertanggung jawab atas semua yang anda terima dalam hidup anda
sedangkan aku sama sekali tak pernah mencampuri hidup anda. Sedangkan
aku sama sekali tak berusaha untuk mengetahui apakah anda senang atau
sedih.
Aku bisa apa?
Aku bisa apa?
Pantaskah aku merasa lelah?
Salahkah
aku untuk menjauh dari anda yang bahkan ketika aku tak pernah
mengetahui hidup anda, anda masih saja membebankan apa yang anda dapat
padaku?
Tuhan lebih tahu. Ya ! Tuhan lebih tahu.
INI SUDUT PANDANGKU BUKAN DIA (ANDA). Kukatakan sekali lagi ! Puas?

0 comments