Sampai Ku Tunggu Priaku Datang
7:06 PMBu, tak peru mencarikan pria untukku...
Aku tahu pilihan Ibu dan Ayah akan menjadi pilihan terbaik. Tapi aku masih sabar menunggu untuk bertemu dengannya, Bu.
Bu, sabarlah sedikit sampai saat itu tiba, saat dimana seorang pria berani yang akan datang di hadapan Ibu dan Ayah.
Bu bukan diriku terlalu sombong dan tinffi, aku hanya ingin yang terbaik, dan sampai pilihan itu tiba pada seorang pria, aku masih sabar menunggunya. Aku tahu Tuhan tidak pernah salah memilihkan yang terbaik.
Bu, tak banyak yang ku harapakan. Aku hanya ingin pria biasa yang dengan biasanya membuat semu terlihat luar biasa.
Bu, aku masih menanti dia. Pria yang datang dengan segenap hatinya dan penuh tanggung jawab untuk menjagaku kelak. Menjadi imamku seperti Ayah yang menjadi imam bagimu.
Yah, aku tahu engkau mulai khawatir dengan ini. Tenanglah Yah sampai waktu itu tiba, aku tahu Ayah akan tersenyum bahagia melihatku bersanding dengannya kelak.
Yah, aku tidak ingin menjadi naif. Aku hanya menunggu pria sepertimu. Pria yang mampu menjaga Ibu dengan segenap hatinya, menjaga anak-anaknya dengan segenap kasihnya.
Yah, dengan waktu ini akan kucari pilihan terbaikku. Pria karismatik, wibawa, tanggung jawab dan penuh kasih seperti dirimu.
Pria yang mampu membuatku tersenyum disetiap hari yang kulewati bersamanya, pria yang hanya dengan menggenggam tanganku dapat menenangkan aku juga dirinya, pria yang dengan bijaksana dan adilnya membangun keluarga baru untuk calon cucumu kelak, pria yang dengan tulusnya menerima aku seperti apa adanya diriku dan memintaku untuk menjadi satu-satunya pendamping dalam hari-harinya.
Yah, jikalau saat itu tiba, aku tak ingin Ayah dan Ibu menangis melepasku. Aku putrimu, sudah dewasa, dan sudah saatnya bagiku untuk mengikuti imamku.
Yah, berjanjilah padaku untuk tetap bangga dengan pilihanku untuk menunggu, karena aku tak ingin salah.
Karena aku berjanji pada diriku untuk membuat Ayah dan Ibu bahagia melihatku bersanding dengan pria luar biasa itu. sampai kutunggu pria itu datang dalam hidupku.

0 comments